Ucapan benar, perbuatan benar, dan penghidupan benar
adalah tiga unsur yang menjadi bagian dari aspek moralitas. Kompetensi pedagogik
guru yang berlandaskan moralitas adalah kemampuan guru dalam menerapkan ucapan
benar, perbuatan benar, dan penghidupan pada hal-hal yang menjadi bagian dari
kompetensi pedagogik.
Media Sosial Guru Pendidikan Agama Buddha untuk berbagi pengetahuan tentang pendekatan, metode, teknik, strategi, media, serta evaluasi pelajaran Pendidikan Agama Buddha mulai tingkat dasar sampai menengah
Wednesday, 4 February 2015
Tuesday, 3 February 2015
Internet Bagi Guru Pendidikan Agama Buddha
Salam hormat untuk para guru Pendidikan Agama Buddha.
Turut berbahagia dengan kebajikan yang telah Anda lakukan
Pendidikan agama Buddha secara falsafah mengacu pada ajaran Buddha
yang ada dalam Tipitaka atau Tri Pitaka. Salah satunya adalah tentang Empat
Kesunyataan Mulia. Oleh karena itu secara umum tujuan pendidikan agama Buddha adalah
membimbing siswa menuju kebahagiaan yang sejati. Caranya adalah dengan tidak
melakukan kejahatan, menambah kebaikan, serta mensucikan batin. Melaksanakan moralitas,
meditasi, dan mengembangkan kebijaksanaan. Oleh karena itu, nilai-nilai
kebenaran sejati menjadi inti pembelajaran dalam agama Buddha.
Di era semacam ini, pendidikan agama buddha tidak lepas dari
perkembangan jaman. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi khususnya
internet seperti sekarang dapat memberi dampak positif pada pendidiikan agama
Buddha. Guru sebagai seorang yang bertugas untuk mendidik, mengajar, melatih,
membimbing, mengarahkan, dan mengevaluasi peserta didik dituntuk untuk bisa
mengikuti perkembangan jaman ini demi kemajuan mutu pendidikan agama Buddha. Guru
pendidikan agama Buddha sebagai seorang pengajar agama Buddha bisa memanfaatkan
internet untuk meningkatan kemampuan profesi.
Subscribe to:
Posts (Atom)